TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Juwata Tarakan menerbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 3 Harian untuk wilayah Kalimantan Utara yang berlaku pada 25 hingga 27 Juli 2026. Peringatan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Forecaster BMKG Juwata Tarakan menyampaikan, selama periode tersebut status peringatan berada pada level Waspada, yang menunjukkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah Kalimantan Utara. Hingga saat ini, tidak terdapat daerah yang masuk kategori Siaga, Awas, maupun peringatan khusus angin kencang.
Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi hujan pada Sabtu (25/7) diperkirakan terjadi di Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Tana Tidung. Kemudian pada Minggu (26/7), wilayah terdampak meluas mencakup Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Malinau. Sementara Senin (27/7), potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan masih berpeluang terjadi di Kabupaten Malinau.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan, seperti banjir di wilayah rawan, tanah longsor, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang saat hujan lebat. Warga juga diminta menghindari aktivitas di bawah pohon besar maupun di kawasan yang berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi ketika cuaca memburuk.
BMKG mengingatkan bahwa informasi prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG.
Informasi prakiraan cuaca hingga tingkat kelurahan/desa dapat diakses melalui:
- Aplikasi InfoBMKG.
- Website resmi www.bmkg.go.id.
- Website ISDP Cuaca di cuaca.bmkg.go.id.
- Atau dengan memindai kode QR yang tersedia pada infografis resmi BMKG. (*)









Discussion about this post