NUNUKAN – SAE LANUKA kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Kabupaten Nunukan. Pada H+2 Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026), kawasan wisata edukatif yang dikelola Lapas Kelas IIB Nunukan itu dipadati sekitar 1.240 pengunjung.
Lonjakan kunjungan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata bersama keluarga. Sejak pagi hingga sore, kawasan SAE LANUKA ramai dipenuhi pengunjung yang menikmati suasana alam, fasilitas wisata, serta berbagai hasil karya pembinaan yang ditampilkan di lokasi tersebut.
Berbeda dengan destinasi wisata pada umumnya, SAE LANUKA mengusung konsep wisata edukasi yang terintegrasi dengan program pembinaan warga binaan. Konsep inilah yang menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang berkunjung.
Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan masyarakat yang terus menjadikan SAE LANUKA sebagai pilihan utama saat menghabiskan waktu libur.
“Peningkatan jumlah pengunjung ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, kebersihan, kenyamanan, serta pengembangan SAE LANUKA sebagai sarana wisata edukatif dan produktif di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.
Menurut Donny, tingginya jumlah kunjungan juga menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dikembangkan melalui SAE LANUKA mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Selama kegiatan berlangsung, petugas Lapas Nunukan melakukan pengawasan dan monitoring secara intensif di seluruh area wisata. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap terkendali.
Kehadiran petugas di berbagai titik strategis membuat aktivitas wisata berjalan lancar tanpa hambatan. Pengunjung dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan aman dan nyaman sepanjang hari.
Selain menjadi ruang rekreasi, SAE LANUKA juga menjadi etalase keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Nunukan. Melalui berbagai kegiatan produktif, warga binaan diberikan kesempatan mengembangkan keterampilan dan berkontribusi dalam pengelolaan kawasan wisata.
Dengan jumlah kunjungan yang terus meningkat dari waktu ke waktu, SAE LANUKA diharapkan semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan edukasi dan nilai sosial bagi masyarakat Kabupaten Nunukan. (*)










Discussion about this post