MALINAU – Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Malinau yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Kegiatan jalan sehat dan senam bersama yang digelar Sabtu (6/6/2026) berhasil menarik antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan.
Kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Camat Malinau Kota dan dihadiri Wakil Bupati Malinau, para asisten, kepala OPD, serta unsur masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Anwar, SE, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, pembauran, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Malinau.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan dalam bingkai Pancasila dan persatuan Indonesia,” ujar Anwar.

Menurutnya, kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Bupati Malinau yang kemudian melepas peserta jalan sehat. Rute yang ditempuh peserta dimulai dari halaman Kantor Camat Malinau Kota menuju Jalan Raja Pandita, Jalan Swadaya, Jalan Intimung, Jalan Raja Alam, lalu kembali ke titik awal.
Setelah menyelesaikan rute jalan sehat, peserta bersama Wakil Bupati dan jajaran pemerintah daerah mengikuti senam bersama yang berlangsung meriah.
Anwar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi sehingga kegiatan berjalan lancar dan sukses.
“Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat, pemerintah daerah, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan hari ini menjadi modal penting untuk menjaga kerukunan di Kabupaten Malinau,” katanya.
Kemeriahan acara semakin terasa saat panitia menggelar pengundian kupon berhadiah. Ratusan peserta bertahan hingga akhir kegiatan untuk menantikan hadiah yang telah disiapkan panitia.
Anwar berharap FPK dapat terus menjadi wadah yang memperkuat pembauran kebangsaan dan menjaga harmoni di tengah masyarakat yang beragam.
“FPK hadir untuk merawat persatuan. Semoga semangat yang terbangun dalam kegiatan ini terus terjaga dan menjadi budaya masyarakat Malinau,” pungkasnya.(*)












Discussion about this post