Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari orang tua, guru, terapis, mahasiswa pendidikan dan psikologi, hingga komunitas parenting di Kota Surakarta.
Melalui kegiatan itu, masyarakat diajak memahami pentingnya stimulasi sejak dini bagi anak, khususnya anak berkebutuhan khusus, dengan pendekatan kreatif dan menyenangkan melalui musik.
Bunda PAUD dan Bunda Literasi Kota Surakarta, Venessa Winastesia, S.E., M.B.A., mengatakan berbagai kegiatan yang memberikan ruang bagi anak berkebutuhan khusus menjadi langkah positif dalam memperkuat predikat Solo sebagai kota inklusi.
“Pemerintah Kota Surakarta sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu membuka ruang tumbuh dan berekspresi bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Menurut Venessa, dukungan lingkungan dan keluarga memiliki peran besar dalam membantu perkembangan anak agar lebih percaya diri dan mampu berinteraksi secara sosial.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sekolah Alam Aminah sekaligus Sekretaris Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus, Drs. Hasto Daryanto, M.Pd., menilai pendekatan musik dapat menjadi salah satu metode efektif dalam membantu stimulasi emosional, motorik, dan komunikasi anak.
“Musik mampu membangun kedekatan emosional dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak,” katanya.
Usai sesi talkshow, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan anak-anak Ekstrakurikuler Musik Sekolah Murid Merdeka Kotabarat serta Ujian Perform siswa-siswi Gilang Ramadhan Studio Band (GRSB) – Rhythm Therapy Indonesia.
Penampilan tersebut menjadi momen bagi para siswa menunjukkan hasil proses belajar mereka di hadapan orang tua dan masyarakat umum.
Direktur Utama PT Rhythm Therapy Indonesia sekaligus Branch Manager GRSB Solo, Djoko Santoso, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan edukasi, tetapi juga memperkenalkan program pendampingan dan stimulasi yang dikembangkan Rhythm Therapy Indonesia.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa musik dapat menjadi media terapi yang efektif untuk mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Rhythm Therapy Indonesia berharap tercipta ekosistem sosial dan edukasi yang lebih inklusif di Kota Surakarta, sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya dukungan lingkungan bagi anak berkebutuhan khusus.
Program Rhythm Therapy Indonesia saat ini juga telah tersedia di sejumlah klinik dan rumah sakit di Kota Surakarta.(*)












Discussion about this post